Tuesday, May 15, 2012

6 Negara yang Memakai Bahasa Jawa

Bahasa jawa ternyata mendunia ke berbagai negara. Kali ini tanpa panjang lebar lagi langsung disimak saja info 6 negara yang memakai bahasa jawa berikut ini.


 
Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.
1. Republik Suriname 
Republik Suriname (Surinam) dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.
Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik. Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia-Belanda antara tahun 1890-1939. Suriname merupakan salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam.


2. Singapura
Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 [Johari, 1965]. Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Kampong Jawa, di tepi sungai Rochor, adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain Kampong Jawa, Kallang Airport Estate dikenal sebagai tempat pemukiman orang Jawa juga. Di Kallang, mereka hidup berdampingan dengan orang Melayu dan Cina.
3. Malaysia
Umumnya, mereka sudah berwarga negara Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900 karena tekanan ekonomi. Masyarakat Jawa di Malaysia saat ini termasuk generasi ketiga dan keempat. Walaupun masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa, mereka sudah dianggap Melayu pribumi yang sah sesuai undang-undang Malaysia.
Yang terbanyak tinggal di Negeri Selangor, terutama di kawasan Tanjung Karang, Sabak Bernam, Kuala Selangor, Kelang, Banting, dan Sepang. Mereka masih mengekalkan beberapa unsur Jawa meski tidak total. Di Johor juga banyak, tapi yang muda-muda sudah lupa warisan leluhurnya.
Bahkan sebagian ada yang merasa malu mengakui berketurunan Jawa. Mereka sudah tidak boleh (bisa, Red.) lagi bertutur bahasa Jawa secara baik dengan unggah-ungguh dan tata krama. Ada yang mengekalkan identitas dirinya dengan mewujudkan Persatuan Anak-anak Jawa. Kegiatan keseniannya kuda kepang dan reog, walaupun tidak sehalus di Jawa.
4. Belanda
Saat Belanda menjajah Indonesia belanda mengirim orang jawa sebagai budak ke Belanda. Yang unik dalam kasus bahasa Jawa ini adalah minat orang asing terhadap bahasa atau sastra Jawa. Dan, Belanda sebagai negeri bekas penjajah Jawa ternyata menjadi gudang dari orang atau pakar yang punya minat khusus terhadap keberadaan bahasa Jawa.
Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang didirikan 1575 merupakan salah satu gudangnya. Di universitas yang didirikan Pangeran Willem van Oranje, tempat dari sekitar 17 ribu mahasiswa menimba ilmu, kita bisa melihat naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat.
5. Kaledonia Baru  
Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah sebuah negeri seberang laut milik Perancis terletak di Samudra Pasifik bagian selatan. Juga dinamai Kanaki yang dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia. Ibu kotanya ialah Noumea.
Daerah ini dihuni oleh sebagian suku Jawa. Dahulu orang Jawa di Kaledonia Baru menjadi kuli kontrak atau mencari kehidupan lebih baik di negeri asing. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949.
Jumlah penduduk Kaledonia Baru tercatat tanggal 1 September 2006, yaitu: 237.765 jiwa.
Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.
6. Indonesia
udah pasti bahasa jawa juga di gunakan di Indonesia. bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa adalah bahasa jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia. 

readmore »»  

8 Tempat Paling Angker di Pulau Jawa

1. Kawasan Pantai Selatan Pulau Jawa
Konon pantai selatan pulau jawa dihuni oleh makhluk jin yang dipimpin Ratu Kidul. Kawasan pantai selatan yang dianggap angker adalah Pantai Parangkusumo (Tempat labuhan Kraton Yogyakarta, dianggap sebagai pintu gerbang gaib keraton Laut Kidul), Pantai Parangtritis, Gua Langse (pertapaan).
2. Keraton Yogyakarta
Bila berkunjung ke keraton jogja di siang hari tentu tidak terlalu terasa keangkerannya. Tapi kalau sudah menjelang sore hingga malam hari suasana berubah 180 derajat. Memang suasananya indah, lampu-lampu menambah keindahan istana ini. Sunyi senyap suasananya, hanya beberapa abdi dalem yang lewat. Dilain pihak suasana sakral sangat terasa. Yang paling kuat adalah disekitar bangsal proboyeksa di belakang bangsal kencana. Ya pasti..karena tempat tersebut merupakan tempat penyimpanan pusaka kraton. Yang menjaga tentunya bukan manusia tapi khusus prajurit dari dunia lain.
Menurut rekan penulis yang merupakan fotografer senior yang mendapat tugas untuk mengambil foto bercerita banyak. Mulai dari camera yang selalu mati ketika dibidikan disuatu obyek padahal ketika diulang diobjek lain bisa hidup. Hasil foto yang yang tidak masuk akal ketika dicetak ternyata ada sepasang mata raksasa yang sedang mengawasi.
3. Makam Raja-Raja Imogiri
Makam imogiri merupakan makam raja raja mataram sampai keturunanya kasultanan yogyakarta dan kasunanan surakarta. Untuk masuk areal makam raja harus mengenakan pakaian khusus dan menggunakan peraturan khusus. Tidak boleh sembarangan di makam ini gan….
4. Gunung Merapi
Setiap tahun Kraton Yogyakarta mengadakan labuhan untuk menghormati pengunggu gunung merapi Eyang Sapu Jagad . Bagi pendaki merapi pasti tidak asing dengan pasar bubrah. Pasar bubrah adalah pasarnya bangsa mahkluk halus. Watu gubug di gn.merbabu adalah pintu gerbang menuju kerajaan gaib. Di puncak gunung gede terdapat lapangan luas yang konon pendaki yang berkemah di sana sering mendengar derap kaki kuda atau melihat istana.
5. Alas Purwo Banyuwangi
Alas Purwo berada di pesisir selatan dekat pantai plengkung. Sejak dulu alas purwo digunakan untuk menguji ilmu bagi pertapa yang ingin berhubungan dengan dunia gaib.
6. Gunung Tidar Magelang
Gunung Tidar tidak hanya terkenal sebagai ikon atau identitas Kota Magelang. Bagi sebagian orang yang memang nglakoni lelaku spiritual , Gunung Tidar merupakan salah satu obyek yang menjadi tempat tujuan mereka untuk mendekatkan diri kepada Gusti Allah.
Dahulu, Gunung Tidar terkenal akan ke-angker-annya dan menjadi rumah bagi para Jin dan Makhluk Halus. Jalmo Moro Jalmo Mati, setiap orang yang datang ke Gunung Tidar bisa dipastikan kalau tidak mati ya modar (dan mungkin hal ini yang menjadi asal usul nama Tidar).
Berdasarkan penuturan Mbah Paiman selaku Juru Kunci Gunung Tidar, di Gunung Tidar terdapat 2 buah makam yaitu Makam Kyai Sepanjang dan Makam Sang Hyang Ismoyo (atau yang lebih dikenal sebagai Kyai Semar). Sedangkan tempat yang selama ini dikenal sebagai Makam Syekh Subakir sebenarnya hanyalah petilasan beliau.
7. Lawang Sewu
Lawang Sewu sudah terkenal dengan keangkeran nya. Orang-orang yang tinggal disekitar perumahan sana sering mengatakan bahwa mereka melihat bayangan-bayangan dan sebagainya. Lawang Sewu terletak di Semarang, Jawa Tengah dan diberi nama Lawans Sewu yang dalam bahasa Jawa berarti Seribu Pintu karena bangunan ini mempunyai pintu yang banyak sekali.
8. Kawasan Gunung Bromo
Di ranu kumbolo didekat gn semeru, para pendaki yang berkemah sering melihat hantu wanita muncul dari tengah danau. Peristiwa-peritiwa gaib sering dialami para pendaki hampir di seluruh gunung-gunung yang terkenal dengan keangkerannya. Para pendaki sering diingatkan oleh masyarakat setempat, petugas, maupun peraturan yang jelas-jelas berisi pantangan-pantangan yang berhubungan dengan makhluk halus penghuni gunung yang bersangkutan.
readmore »»  

5 Pulau yang Terlupakan

Disebut Kota Pulau karena memang kota ini dibangun dalam satu pulau atau juga kota ini dibangun sehingga membentuk sebuah pulau di tengah lautan. Berikut ini adalah 5 Kota Pulau yang meskipun jarang diketahui, telah dibangun secara luar biasa oleh manusia memanfaatkan segala sumberdaya yang ada pada jamannya. Namun karena beberapa alasan Kota-kota pulau ini telah ditinggalkan penghuninya, terlupakan kemudian terbengkalai.

1. Deserted Floating City of Oily Rocks

Termasuk salah satu kota aneh di dunia terletak di lepas pantai Azerbaijan, yang kini ditinggalkan dan bobrok. ‘Oily Rocks’ mulai dibangun dari sebuah rig lepas pantai dan tumbuh menjadi sebuah kota. Uniknya, sebagian besar ‘pondasi’ kota memanfaatkan bahan dari bangkai kapal yang tenggelam. Semula diciptakan untuk melayani industri minyak, lalu berisi perumahan, sekolah-sekolah, perpustakaan dan toko-toko bagi para pekerja dan keluarga mereka. Sekarang bagian dari bangunan tersebut masih tetap ada, namun banyak jalan-jalan telah menghilang ditelan dalam ombak.

2. Abandoned Launch Platform for some of America’s first spy satellites

Ini adalah Platform Peluncuran untuk satelit mata-mata Amerika pertama yang telah ditinggalkan . Ada banyak pangkalan militer terisolasi di seluruh dunia, tetapi hanya sedikit yang terpencil seperti di Atol Johnston ini.

Terletak di Pasifik tengah dan terdiri dari lebih dari satu landasan pacu yang luas, tidak sulit untuk membayangkan apa yang telah dilakukan di sini selama bertahun-tahun dengan radar mereka. Awalnya sebuah pulau alami di atas sebuah terumbu karang sekitar 750 mil barat laut dari Hawaii, Atol Johnston telah diperbesar selama bertahun-tahun oleh pengerukan karang. Hasilnya: sebuah pulau buatan manusia yang setengahnya adalah sebuah pangkalan militer yang luas dengan akomodasi untuk lebih dari 1.000 orang.

Antara 1958 dan 1975, Atol Johnston Atol digunakan sebagai situs uji coba nuklir untuk senjata nuklir bawah tanah dan di atas tanah. Beberapa rudal uji coba nuklir yang diluncurkan dari atol selama “Operasi Dominic” pada tahun 1962. Atol Johnston juga ditetapkan sebagai platform untuk beberapa peluncuran pertama satelit mata-mata Amerika dan roket ilmiah lainnya. Namun pada tahun 1993, misi militer telah diperkecil dan tempat inipun ditinggalkan.

3.The Fort in the middle of nowhere

Ini adalah sebuah benteng militer di tengah laut, cukup aneh karena dibangun lengkap dengan parit!. Fort Jefferson merupakan bagian dari Taman Nasional Tortugas di perairan Key West, Florida. Konstruksi pada “benteng di negara antah berantah” ini dimulai pada tahun 1846. Awalnya dimaksudkan untuk pertahanan AS, tetapi selama 30 tahun dalam pembangunannya tidak ditemukan alasan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Selama dan setelah Perang Saudara, benteng mulai digunakan sebagai penjara bagi desertir dan penjahat lainnya. Pada tahun 1874 tentara meninggalkan benteng tersebut setelah beberapa angin topan dan epidemi demam kuning, tetapi sekitar tahun 1898 tempat tersebut digunakan angkatan laut yang menggunakan fasilitasnya selama Perang Spanyol-Amerika. Benteng ini juga digunakan dari 1888 sampai 1900 sebagai stasiun karantina.

4. Ghost Island – The highest population density ever recorded

Dijuluki sebagai Pulau hantu, kota pulau yang dibangun oleh Mitsubishi ini pernah tercatat sebagai kota dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia. Nama lainnya adalah Pulau Hashima (berarti “Pulau Perbatasan”), umumnya juga disebut Gunkanjima (berarti “Pulau Perperangan”) adalah salah satu dari 505 pulau tak berpenghuni di Prefektur Nagasaki sekitar 15 kilometer dari Nagasaki sendiri.

Pulau ini dihuni dari tahun 1887 hingga 1974 sebagai fasilitas penambangan batubara. Fasilitas seperti bioskop, dokter, arcade, restoran dan bar ditambahkan kemudian, dan kota ini menjadi sebuah komunitas, berkembang mikrokosmos. Seluruh kompleks dihubungkan melalui terowongan bawah tanah. Pada puncaknya ditahun 1959, Pulau Hashima adalah kota paling padat penduduknya di dunia, dengan 5.259 penduduk pada outcropping, pulau kecil berbatu. Itu berarti ada 835 orang untuk setiap 2,5 hektar.

Ketika minyak bumi menggantikan batubara di Jepang pada tahun 1960, tambang batu bara mulai ditutup di seluruh negeri, dan tambang Hashima pun tak terkecuali. Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambang tersebut pada tahun 1974, dan hingga hari ini kosong dan kosong, sehingga disebut Pulau Hantu. Perjalanan ke Hashima saat ini telah dilarang.

5. Abandoned Man-Made Military Island

Fort Carroll adalah sebuah pulau benteng buatan seluas 3,4 hektar (14.000 m²) yang telah ditinggalkan di tengah Sungai Patapsco, tepat di sebelah selatan Baltimore, Maryland. Pada Perang Dunia II, pernah digunakan sebagai lapangan tembak bagi Tentara dan sebuah pos pemeriksaan untuk kapal.

Pemerintah tidak lagi menggunakan benteng sebagai pos militer pada tahun 1920, dan pulau ini dinyatakan sebagai ‘kelebihan properti’ pada tahun 1923. Pada bulan Mei 1958, seorang pengacara Baltimore membeli pulau seharga $ 10.000, namun rencana pembangunan tidak pernah terwujud. Benteng tersebut sekarang tetap sepi.

readmore »»  

Berbagai Rahasia Misteri Gunung Salak


Gunung Salak yang menjadi Heboh di media lantaran Jatuhnya Pesawat Sukhoi ternyata menyimpan berbagai rahasia misteri. Gunung itu terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Sukabumi itu kini banyak menjadi pembicaraan setelah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di wilayah tersebut pada hari Rabu (9/5/2012) lalu. Gunung Salak ini ternyata menyimpan sejuta misteri di dalamnya.
Awalnya banyak yang mengira bahwa nama Salak berasal dari pepohonan salak, namun ternyata salak berasal dari bahasa sansekerta yaitu ‘Salaka’ yang berarti perak. Gunung ini memiliki beberapa puncak, yaitu puncak tertinggi disebut Salak I dengan ketinggian 2211 m dpl, kemudian puncak Salak II setinggi 2180 m dpl dan puncak Sumbul setinggi 1926 m dpl.

Oleh masyarakat sekitar, Gunung Salak dianggap suci karena dipercaya sebagai tempat terakhir dari Prabu Siliwangi, pendiri kerajaan Padjajaran. Ada pula yang menyebutkan bahwa Gunung Salak merupakan lokasi tempat pernikahan antara manusia dan jin. Sehingga tidak mengherankan jika menyusuri jalan menuju puncak, terdapat beberapa situs pemujaan hingga makam keramat yang dipercaya merupakan makam Embah Gunung Salak.

Misteri lain yang menyelimuti Gunung Salak adalah pernah terdengar cerita ada goa yang di dalamnya berisi belasan patung emas dalam berbagai ukuran. Tapi, hingga kini belum pernah ada bukti empiris yang ditemukan peneliti.

Menurut warga sekitar, beragam kisah mistis kerap terjadi di Gunung Salak. Mitos-mitos seputar Gunung Salak secara turun temurun diceritakan pada keturunan warga sekitarnya.


“Terutama di kawasan kawah Ratu yang agak rawan. Racun yang muncul dari kawah sangat berbahaya jika terhirup dan dikenal sebagai kawasan yang ‘haram untuk dilintasi,” ujar Pardi dan Ojey, warga sekitar, seperti yang dirilis beritasatu.
“Karena sangat berbahaya maka tidak ada pesawat yang berani melintas secara tegak lurus melewati kawasan tersebut karena bisa berujung petaka,” imbuhnya.
Selain itu di beberapa bagian lereng seringkali terjadi longsoran yang dapat membahayakan para pendaki. Jurang-jurang di wilayah Gunung Salak terbilang terjal dan dalam dengan kedalaman berkisar 100 hingga 400 meter.

Sumber
readmore »»