Friday, August 10, 2012

4 Alasan Kenapa Kita Butuh Kereta yang Bagus

Ternyata hari ini itu adalah Hari Kereta Api Nasional loh. Kenapa hari ini yang diangkat jadi hari Kereta Api Nasional? Karena alkisah pada tanggal 28 September 1945, seseorang bernama Ismangil (kayaknya dia orang penting deh) dan sejumlah anggota AMKA (Angkatan Moeda Kereta Api) mengambil alih kekuasaan Kereta Api dari Jepang dan menyatakan bahwa Jepang sudah tidak berhak lagi mengurusi perkereta-apian di Indonesia. Agak ironis yah. Mengingat sekarang kereta di Jepang kayak gini:
Dan kereta di Indonesia kayak gini:
Waw. Dan sekarang kita banyak ngambil kereta bekas Jepang juga. Hmm.
Tapi kita gak mau ngomongin itu sih sekarang. Di Hari Kereta Api Nasional ini, kita mau ngomongin: Kenapa kita butuh banget kereta yang bagus? Sejauh ini, kereta yang bagus di Indonesia cuma kereta antar-kota dan sedikit kereta komuter yang menghubungkan Jakarta dan sekitarnya. Sisanya adalah kereta-kereta jelek yang sebenernya udah gak layak pakai.
Menurut MBDC, inilah alasan kenapa kita butuh kereta bagus:

1. Kereta Bagus itu Sexy

Bukan sexy kayak Kate Upton ya, tapi sexy dalam artian akan menarik perhatian banyak orang. Salah satu alasan utama kenapa orang gak mau naik kereta sekarang (apalagi kereta dalam kota) adalah karena kereta kita bentuknya jelek banget dan mengkhawatirkan. Coba kalo sistem kereta kita dibuat teratur dan keretanya bagus-bagus. Pasti lebih banyak orang yang mau naik kereta.

2. Kereta Muat Banyak Banget Orang

Berapa orang yang bisa muat ke dalam bus? Di dalam Bus Transjakarta paling sekitar 80 orang maksimal. Berapa orang yang bisa muat ke dalam kereta? Bisa 10 kali lipatnya sekali jalan. Hal ini jelas bisa menghemat waktu yang harus dihabiskan orang untuk mengantri karena sekali jalan, kereta bisa muat jauh lebih banyak dari bus. Ini bukan berarti keretanya harus bagus dulu supaya bisa muat banyak orang ya. Kereta jelek juga muat banyak orang. Tapi kalo keretanya bagus, pastinya akan ada lebih banyak orang yang mau naik kereta.

3. Kereta Cepet (dan Bisa Tepat Waktu)

Ide utama dari busway adalah supaya bis punya jalur sendiri dan gak kena macet. Kita semua tahu bagaimana akhir dari kisah busway ini. Sama aja bukan? Tetep macet kan? Tetep aja lama dan gak tepat waktu. Sementara kereta, asal SDM yang mengoperasikan bisa dibuat disiplin, udah pasti cepet dan lebih tepat waktu. Tingkat akurasi ketepatan waktu dari kereta itu bisa sampe ke hitungan menit loh. Jadi kalo sekarang kamu bilang "gue 5 menit lagi nyampe" terus kamu baru sampe 1 jam kemudian, kalo  naik kereta saat kamu bilang "gue 3 menit lagi sampe" dan beneran 3 menit lagi kamu sampe.

4. Kereta Bisa Jadi Solusi Kemacetan

Ini yang paling penting sih. Kalo kita punya kereta dalam kota yang bagus dan menjangkau banyak tempat, dipastikan bakal ada banyak orang yang memilih untuk naik kereta dibanding naik mobil pribadi. Ngapain capek-capek nyetir kalo bisa naik kereta yang bagus, aman, nyaman, dan cepet? Kalo banyak orang sudah beralih ke kereta, maka tentunya jalanan akan jauh lebih sepi. Semua senang.
Nah, itulah kenapa menurut MBDC kereta bagus itu penting banget. Sejauh ini sih kereta di Indonesia, khususnya Jakarta, masih sekedar wacana aja. Malah sempet ada wacana kalo yang mau dijadiin itu Jalan layang khusus bis. Menurut MBDC sih, biarpun cepet, tapi bis itu gak bakal bisa ngalahin kapasitas penumpang kereta. Dan masalah kapasitas itu penting banget loh.
Bangun kereta udah pasti mahal banget. Tapi kalo menurut MBDC sih, demi kota yang lebih maju dan bagus, itu udah pasti worth it lah. Seperti suatu pepatah yang pernah dikatakan oleh orang bijak, "ada harga, ada rasa". Jakarta gak macet itu mungkin banget loh. Bagusin aja dulu keretanya.
readmore »»  

Thursday, August 9, 2012

Inilah Trompet yang Terdengar Sampai Puluhan Kilometer

Penduduk Pegunungan Alpen di Swiss mewarisi alat musik tiup paling jauh terdengar sepanjang sejarah manusia. Bunyinya dapat terdengar hingga sejauh puluhan kilometer, melintasi lembah-lembah Alpen yang menjulang.


Trompet para penduduk Alpen ini disebut alpenhorn. Bentuknya sangat panjang, bisa mencapai dua kali lipat tinggi orang yang memainkannya. Mungkin tampak repot digunakan, apalagi saat harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Tak usah kuatir, alpenhorn masa kini bisa dicopot-copot sehingga muat dalam tas.

Menurut riwayat, alpenhorn pertama kali disebutkan pada tahun 1527 dalam buku catatan milik biara St. Urbanus di Swiss.

Dari generasi ke generasi, gembala dan peternak selalu membawa alpenhorn dan meniupkannya dari padang rumput di puncak-puncak gunung sebagai kode kepada keluarga di desa yang mengartikan "semuanya baik-baik saja."

Selain itu, alpenhorn juga digunakan untuk memanggil sapi-sapi yang akan diperah. Peternak sapi perah di Swiss sudah lama percaya bahwa alunannya yang lembut turut membuat sapi-sapi tenang selama pemerahan.

Dahulu kala, alpenhorn juga kerap digunakan sebagai panggilan perang untuk para pria. Sementara kini, lebih sering dipakai untuk mengamen saat musim dingin tiba.

 
Bahan baku 
Trompet Alpen ini biasanya terbuat dari pohon cemara gunung. Pasalnya, pohon cemara di lereng-lerang yang curam tumbuh melengkung pada pangkalnya.
William Hopson, perajin alpenhorn di Amerika Serikat. 
Harga persatuannya bisa mencapai USD 5000 / alphorn.ca

Seorang pembuat alpenhorn, setelah memilih pohon yang akan dipakai, membelah batang cemara menjadi dua bagian. Bagian dalam dicungkil menggunakan pahat khusus membentuk setengah lingkaran.

Bagian dalam itu kemudian dikikis dan diampelas hingga mulus. Si perajin lantas merekatkan kedua belahan tersebut, melilitnya erat-erat dengan rotan kayu betula. Ia juga membuatkan dudukan dari kayu untuk menyangga trompet ini sewaktu dimainkan.

 
Cara memainkan 
Sekilas, alpenhorn tidak mempunyai lubang, tuts, atau katup yang perlu ditekan-tekan. Nyatanya, trompet ini bisa menghasilkan 12 nada alami. Kesulitannya adalah mengatur aliran udara yang ditiupkan ke dalam pipa untuk menghasilkan nada yang diinginkannya.

Meski tidak semua lagu bisa dimainkan dengan instrumen ini, seorang peniup yang mahir bisa memainkan beragam melodi yang memukau.

Banyak komponis ternama menyertakan alpenhorn dalam aransemen orkestra, seperti misalnya Leopold Mozart (ayah Wolfgang Amadeus Mozart) menulis "sinfonia Pastorella" untuk orkestra dan "Corno Pastoiritio". Demikian juga Beethoven, dalam salah satu simfoni pastoralnya, meniru bunyi terompet Alpen untuk membangkitkan suasana kehidupan gembala.
readmore »»  

10 Fakta Unik Tentang "Tutan Khamun" sang Firaun Mesir

Penemuan yang mengejutkan diungkapkan baru2 ini oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Dr ahli barang antik Mesir Zahi Hawass. Mereka mengidentifikasi mumi dari kedua orangtuanya dan kedua kakek-neneknya dengan mempelajari sampel DNA lebih dari dua tahun. Ada kecurigaan kuat bahwa dia dibunuh karena dia memiliki lubang di bagian belakang kepala. Tapi sekarang ini diyakini karena proses mumifikasi dan ilmuwan berpikir penelitian baru menunjukkan dia mati dari komplikasi patah kaki diperburuk oleh malaria .

Para Ilmuwan untuk pertama kalinya dengan bantuan DNA mampu mengidentifikasi tengkorak ini Sebagai ayah Raja Tut Akhenaten (Atas) dan ibu (Bawah) Dan Mereka juga kakak-Adik.



Raja Tut (digambarkan di bawah) milik Dinasti ke-18 raja-raja Mesir selama periode Kerajaan Baru. Silsilah yang rumit seperti ada cukup besar dalam perkimpoian antar-keluarganya.
Para Fir'aun percaya Bahwa mereka adalah keturunan dari para dewa dan inses dipandang dapat diterima Sebagai Sehingga dapat Mempertahankan garis keturunan suci. King Tut lahir c.1341 SM. Ayahnya adalah Akhenaten, pertama dikenal sebagai Amenhotep. Ibu Tutankhamun telah dikukuhkan sebagai Mummy KV35YL, adik dari Akhenaten. Tut ibu tiri adalah Nefertiti, istri kepala Akhenaten. Dalam c.1348 SM lahir Ankhesenamun Akhenaten dan Nerfertiti, membuatnya Tut setengah-adik. Pada usia sepuluh Tut menikahinya. Ia meninggal pada usia 19. Ia meninggal pada usia 19.
King Tut telah menarik perhatian dunia sejak makam kunonya ditemukan oleh Dr arkeolog Inggris Howard Carter di Lembah Para Raja pada 1922. Harta di makamnya termasuk sebuah topeng emas bertatahkan lapis lazuli dan semi batu mulia. Desas-desus tentang kutukan muncul setelah dermawan Dr Carter Lord Carnarvon meninggal mendadak beberapa bulan setelah makam dibuka. King Tut dikenal sebagai anak yang 'sesat' firaun Akhenaten, yang berusaha mereformasi Mesir selama pemerintahannya. Tapi identitas ibunya telah terbungkus dalam misteri – sampai sekarang.

Spoiler for klik:

King Tut Ratu Tiye nenek, ibu dari Firaun Akhenaten. di belakangnya kepalanya yang diyakini telah dibuat dari rambutnya sendiri. Itu tidak hancur karena proses mumifikasi dan kondisi kering.

Dua wajah raja Tutankhamun ketika masih kecil.


Namun, pada tahun 2005 Dr Hawass mengumumkan timnya tidak Menemukan Pukulan di belakang kepala, dan lubang itu dari proses mumifikasi. King Tut digantikan oleh imam tinggi Ay selama empat tahun yang juga menikahi janda Ankhesenpamon. Ay diikuti oleh Horemheb pemimpin militer yang berkuasa selama 26 tahun sampai ia menyerahkan kekuasaan untuk Ramses, pendiri dinasti ke-19. Para peneliti meneliti 16 mumi dari Lembah Para Raja. Mereka mengungkapkan bahwa di balik kemegahan emas di mana mereka hidup, bangsawan Mesir kuno adalah sebagai rentan sebagai petani yang terendah terhadap penyakit.Tiga lainnya selain mumi Tut ulang menunjukkan infeksi malaria dan incest perkimpoian hanya memperburuk penyakit mereka. Namun, analisis keluarga Raja Tut spekulasi dibantah keluarganya menderita kelainan langka yang memberikan atribut feminin dan cacat tulang, termasuk Marfan syndrome, kelainan jaringan ikat yang dapat mengakibatkan kaki panjang. Teori muncul dari gaya artistik dan patung-patung dari periode, yang menunjukkan kerajaan pria dengan payudara menonjol, memanjang kepala dan pinggul melebar. "Ini tidak mungkin bahwa baik Akhenaten Tutankhamun atau benar-benar ditampilkan secara signifikan fisik aneh atau feminin," kata tim. Salah satu yang paling mengesankan yang tampak mumi yang dipelajari adalah Raja Tut nenek, Ratu Tiye. Dia adalah istri kepala Amenhotep III dan ibu dari ayah King Tut Akhenaten. Dia adalah ratu pertama yang begitu menonjol di samping suaminya di patung dan relief candi.

Setelah 3.000 tahun dan analisis DNA, para ilmuwan telah membuktikan bahwa, dari latar depan ke belakang, ini adalah mumi Raja Tut ibu, nenek, dan ayahnya, Akkenaten.

Antiquities ahli Dr Zahi Hawass (kanan) mengumumkan hari ini di Museum Mesir Kairo Bahwa mumi itu di depannya telah diidentifikasi Tutankhamun Sebagai ayah, ibu dan nenek DENGAN MENGGUNAKAN DNA.

sampel DNA dari mumi Firaun Tutankhamun di Lembah Para Raja. Tes mengungkapkan orangtuanya saudara kandung.
Ratu Tiye memegang banyak pengaruh politik di istana dan BERTINDAK Sebagai Penasihat anaknya setelah kematian suaminya. Ada spekulasi bahwa anak sulungnya Pangeran Tuthmose sebenarnya Musa yang memimpin Bani Israel ke Tanah yang Dijanjikan. rambut ditemukan di sebuah miniatur peti mati di makam Raja Tut. makam diidentifikasi cocok dengan rambut berlabel makam Tut dengan rambut terawat baik di mumi. Mesir kuno sangat prihatin dengan rambut Mempertahankan mereka untuk Meningkatkan status sosial mereka. Mereka merancang obat untuk kebotakan dan greying dan secara rutin dicuci dan wangi rambut mereka. Orang Dewasa kadang-kadang memakai hairpieces, dan memiliki gaya yang rumit.

Zahi Hawass dr Raja Tut dikeluarkan dari peti batu pada tahun 2007 untuk Mempelajari DNA. Tes mengungkapkan raja muda yang sakit-sakitan dewasa.

readmore »»  

13 Ciri Pasangan Serasi

Pernikahan memang tidak disertai jaminan kebahagiaan. Namun jika Anda dan suami memiliki 13 hal sederhana ini, sebuah komitmen pasti terasa manis.

Penulis buku Building a Love that Lasts: The Seven Surprising Secrets of Successful Marriage , Dr. Charles D. Schmitz dan Dr. Elizabeth A. Schmitz telah melakukan berbagai penelitian di berbagai belahan dunia mengenai pernikahan. Dalam buku tersebut, kedua ahli pernikahan ini membeberkan ciri-ciri pernikahan yang memiliki kesempatan besar menjalani komitmen dengan bahagia. Cek bersama pasangan, yuk, apakah Anda berdua sudah memenuhi kriterianya?


1 Baru menikah hingga Anda berumur 25 tahun atau lebih. Menurut penelitian, pasangan yang menikah setelah umur 25 tahun mempunyai kesempatan untuk bertahan lebih lama dalam pernikahannya. Faktor pengalaman dan kedewasaan yang diperoleh seiring usia tersebut dipercaya membuat sebuah pernikahan bahagia.


2 Penelitian yang dilakukan oleh Jeffrey Dew di Utah State University pada medio 2009 mengungkapkan bahwa alasan utama perceraian terjadi adalah karena uang. Menurut Dew, pasangan yang seminggu sekali bertengkar karena uang mempunyai kemungkinan sebesar 30 persen untuk bercerai dibandingkan dengan mereka yang bertengkar dengan topik sama selama sebulan sekali. Oleh karena itu, mempunyai pekerjaan tetap dan penghasilan stabil sebelum memutuskan menikah sangatlah penting.


3 Bicara soal anak, sangat disarankan untuk memiliki anak ketika sudah siap lahir batin, saling memahami, dan siap menjadi orangtua yang bertanggung jawab mendidik buah hati. Menunggu selama setahun setelah menikah rasanya cukup untuk menyiapkan diri. Ingat, meski anak adalah sumber kebahagiaan, tapi jika Anda berdua belum siap, Anda akan stres dan anak pula yang akan menjadi korban.


4 Pasangan yang menjalankan nilai-nilai dalam agama alias religius cenderung memiliki kemungkinan kecil untuk bercerai. Pasalnya, keyakinan spritual akan membimbing mereka menciptakan pernikahan yang utuh.


5 Pendidikan ternyata memengaruhi risiko perceraian. Dalam bukunya, Charles dan Elizabeth mengungkapkan bahwa pasangan yang terpelajar akan menuntun pasangan untuk lebih saling mengerti, saling melengkapi, dan lebih bertoleransi satu sama lain. Fakta menarik lain juga disampaikan kedua penulis ini. Ternyata wanita berpendidikan cenderung menikahi pria berpendidikan lebih rendah daripada dia. "Tingkat kebahagiaannya juga lebih besar," ungkap Charles.


6 Pastikan bahwa pasangan Anda adalah sahabat Anda. Sebab saling mencintai tak cukup untuk membuat pernikahan berhasil. Ingat, Anda akan menghabiskan seumur hidup dengannya, lho! Jika ia sahabat Anda, maka setiap hari pun rasanya Anda tak akan bosan bersama dengannya.


7 Tak peduli pernikahan Anda begitu sempurna, setiap pasangan pasti pernah bertengkar. Jika momen ini terjadi, bertengkarlah tanpa adu otot dan saling menyakiti. Hal yang salah pula jika Anda memilih untuk memendam semua kekesalan dan membawanya ke tempat tidur. Sebab ini adalah salah satu pemicu paling kuat menuju gerbang perceraian.


 
8 Ketika Anda menikah, bukan berarti Anda harus melepaskan jati diri, lho. Jika Anda memang orang yang senang tertawa keras atau pribadi yang blak-blakan, tetaplah demikian. Kehilangan jati diri hanya karena Anda menikah justru akan membuat pernikahan terasa hampa.

9 Kesetiaan merupakan kunci pernikahan yang bahagia. Jadi ingatlah, jangan pernah mengkhianati sumpah setia yang Anda berdua ucapkan di hari pernikahan. Bahkan sekadar berkirim pesan "nakal" di instant messenger dengan tujuan bercanda pun jangan dilakukan.


10 Meski hidup bersama, Anda berdua haruslah memiliki waktu sendiri alias me time . Charles dan Elizabeth tak henti-hentinya mengingatkan pentingnya hal ini. Apalagi berdasarkan penelitian selama tiga puluh tahun, mereka menemukan fakta bahwa setiap manusia cenderung memiliki kebutuhan untuk menjadi dirinya sendiri dari waktu ke waktu. Jika Anda berdua melakukan ini, percayalah pernikahan akan berbuah manis.


11 "Bicarakan tentang apa saja dan bicarakan semuanya bersama pasangan Anda," tulis Elizabeth dalam bukunya. Membiasakan kegiatan ini akan membuat komunikasi menjadi lebih terbuka dan lebih jujur. Jika Anda memang pendiam, tindakan ini merupakan latihan yang tepat.


12 Kekaguman pada Si Dia tak semestinya berhenti setelah Anda menikah. Justru perasaan ini harus senantiasa dipupuk, demikian pula dengan rasa hormat. Langgengnya sebuah pernikahan biasanya bermula dari dua sikap ini. Di mana Anda berdua tak henti-hentinya menunjukkan iktikad baik pada pasangan. Yang terpenting, lakukanlah tanpa pamrih. Mengucapkan terima kasih, ketika pasangan menyiapkan sarapan, mencium keningnya saat hendak bekerja, menyisipkan kata, "Tolong," ketika meminta pasangan melakukan sesuatu adalah beberapa contoh sederhana yang bisa dilakukan mulai hari ini.


 

13 Pernikahan yang bahagia dimulai dengan "menanam" perbuatan sederhana yang dipupuk dengan cinta dan kasih sayang. Seiring musim yang berganti, mungkin saja "tanaman" ini akan layu atau mengering, namun cinta sejati akan membuatnya kuat. Artinya Anda berdua harus bekerja keras dan mulailah dengan hal-hal sederhana. Sudahkah Anda berdua melakukannya?
readmore »»